Mahasiswa nantinya tak hanya ke desa untuk melakukan kuliah kerja nyata (KKN) saja. Mereka juga melakukan perkuliahan dalam arti sesungguhnya di desa sembari mempraktikkan ilmunya. Gagasan " kuliah di desa " yang tengah digodok Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Desa (Kemendes) akan menjadi salah satu implementasi Program Kampus Merdeka. Bahkan, terobosan ini ditargetkan akan dilaksanakan mulai semester depan.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
INILAH SENJATA YANG BISA AKHIRI PERADABAN MANUSIA
DUTERTE BATALKAN PERJANJIAN MILITER DENGAN AMERIKA SERIKAT
------------------------------------------------------------
Rencana tersebut diungkapkan Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nizam. Menurut dia, salah satu alasan program tersebut dilaksanakan untuk memaksimalkan pemanfaatan dana desa. “ Mahasiswa dari 6 bulan bahkan hingga 1 tahun (di desa) itu diharapkan bisa mengawal pemanfaatan dana desa secara lebih efektif,” kata Nizam di Jakarta beberapa waktu lalu.
Guru Besar UGM ini memastikan selama belajar di desa itu mahasiswa tetap dibimbing oleh dosennya. Melalui program ini, manfaat bukan hanya diterima mahasiswa karena mendapat pengalaman dan menerapkan ilmunya langsung di lapangan. Dosen juga berkesempatan bisa memberikan ilmu lebih konkret, misalnya terkait pengembangan ekonomi mikro dan kesehatan masyarakat ke warga desa. Adapun pihak warga di desa bisa mendapatkan intelektual muda yang bisa membangun desanya.
Selengkapnya lihat infografis
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.4054 seconds (1#24)