Jajaran direksi baru PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah diputusakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini. Beberapa nama yang dikenal publik menduduki kursi direksi dan komisaris perseroan, setelah Garuda Indonesia terjerat beragam masalah mulai dari kasus dugaan penyelundupan komponen Harley-Davidson dan sepeda Brompton.
Hingga pelanggaran good corporate governance (GCG) dan memiliki banyak permasalahan lainnya yakni kisruh manajemen dan pekerja hingga kinerja keuangan. Dalam RUPSLB yang digelar, Rabu (22/1/2020) dihadiri oleh dua direksi, salah satunya Fuad Rizal yang menggantikan sementara kursi Ari sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
KAPAL ROMBONGAN WARTAWAN ISTANA KEPRESIDENAN TERBALIK
------------------------------------------------------------
Dalam rapat tersebut Irfan Setiaputra ditunjuk menjadi Direktur Utama Garuda Indonesia menggantikan Ari Askhara yang tersandung skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton. Di jajaran komisaris, ada nama Triawan Munaf dan Yenny Wahid. Selain itu, ada juga nama Chairal Tanjung, Elisa Lumbantoruan, dan Peter F Gontha. Selengkapnya lihat Direksi Baru PT Garuda Indonesia diinfografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.5380 seconds (1#24)