KAI KF-21 Boramae merupakan pesawat tempur hasil kerja sama antara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel) sejak tahun 2011 silam. Satu hal yang membuat pesawat ini istimewa adalah karena diklaim memiliki teknologi siluman.
Baca juga: Sepasang Pesawat Pengebom Nuklir AS Berkeliaran di Timur Tengah
Program pembuatan pesawat dipimpin pemerintah Korea Selatan , yang memegang 60% saham. Sementara Indonesia mengambil 20% saham pada tahun 2010 dan berpartisipasi dalam program melalui Indonesian Aerospace sejak dimulainya pengembangan KF-21 pada tahun 2011.
Baca juga: Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Kemudian, 20% sisanya dipegang mitra swasta termasuk produsen Korea Aerospace Industries (KAI). Kemudian, pada bulan Agustus 2024, saham Indonesia dikurangi menjadi 7,5% ketika kepala program, Defense Acquisition Program Administration (DAPA), memotong kontribusi pembangunan Indonesia.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
photo/ rendering in 0.2629 seconds (1#24)