Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya akan menerapkan sistem uji praktik pembuatan SIM A dan C secara otomatis atau electronic driving test system (e-Drives) . Sistem ini secara langsung akan menghapus ujian praktik yang selama ini dilakukan secara konvensional.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, teknologi terbaru ini akan digunakan saat membuat SIM A ataupun SIM C. Ada empat jenis sensor yang dipasang di kendaraan maupun lokasi pengujian SIM. Empat sensor tersebut adalah radio frequency identification (RFID) yang dipasang pada kendaraan, passive infrared di garis awal dan akhir, vibration sensor pada patok jalur uji SIM, dan sensor ultrasonik pada mobil untuk uji SIM A.
”Dengan e-Drives ini penilaian yang dilakukan oleh sistem menjadi lebih akurat dan transparan serta lebih memberikan kepastian hukum,” kata Yusuf di Jakarta kemarin. ”Dengan sistem ini, diharapkan pemohon pembuat SIM akan benar-benar mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, profesional, modern, dan tepercaya sehingga proses penilaian akan lebih transparan dan akuntabel,” ungkapnya
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 1.2492 seconds (1#24)