Ancaman banjir sebenarnya telah disampaikan Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) beberapa hari sebelumnya kepada Pemprov DKI. Namun upaya Jakarta dengan langkah monoton seperti penyiapan pompa, normalisasi saluran air, dan penghijauan tak membuahkan hasil berarti.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
CURAH HUJAN TINGGI, BANJIR TERJANG KAWASAN JABODETABEK
USAI PLASTIK, PRODUK BERPEMANIS BAKAL DIKENAI CUKAI
------------------------------------------------------------
Kian memburuknya dampak banjir di Jakarta ini membuat banyak kalangan prihatin. Mereka mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan membuat langkah taktis dan ekstrem. Upaya keras ini sangat mendesak dibutuhkan karena banjir kemarin lebih banyak diakibatkan ketidakmampuan Jakarta dalam mengendalikan besarnya air sebagai efek dari tingginya curah hujan lokal.
Dorongan agar Pemprov DKI segera mencari solusi agar tak terus-terusan menjadi langganan banjir juga disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjanan. Untuk itu Polda Metro berencana untuk berkoordinasi dengan Pemrov DKI guna membahas perihal banjir ini. Seusai banjir besar 1 Januari lalu, DPRD DKI juga mengegolkan pembentukan panitia khusus. BMKG memperingatkan bahwa hujan deras masih akan terjadi dalam waktu satu hingga dua pekan mendatang. Hujan lebat masih akan terjadi baik pada siang, malam maupun dini hari. Simak data selengkapnya pada infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.1205 seconds (1#24)