KOTA ini dikenal dengan arsitektur kuno yang melegenda, dilengkapi dengan ruang terbuka hijau yang luas, dan ditambah dengan beragam kedai kopi unik. Kota itu adalah Wina, ibu kota Austria, dengan reputasi sebagai kota yang nyaman dan elegan. Kota tersebut pun menjadi kota yang paling layak huni di dunia. Untuk dua kali berturut-turut, Wina dinobatkan sebagai kota terbaik untuk ditinggali di dunia. Dengan jaminan stabilitas baik politik dan ekonomi, budaya dan lingkungan yang mendukung, pendidikan dan infrastruktur yang sempurna, maupun perawatan kesehatan terbaik bagi warganya, menjadikan Wina memang kota terbaik untuk dihuni di dunia ini.
Wina disusul Melbourne yang ditumbangkan Wina pada tahun lalu setelah tujuh tahun menempati singgasana sebagai kota paling layak huni. Sydney, Osaka, dan Calgary masuk dalam lima besar Global Liveability Index yang menyurvei 140 kota di seluruh dunia. Penelitian itu dilakukan oleh The Economist Intelligence Unit (EIU). Sementara itu, Direktur Regional untuk Asia EIU Duncan Innes-Ker, mengungkapkan turun dan naiknya peringkat kota tergantung dengan kondisi yang nyata. Dia mengungkapkan, kota yang mengalami permasalahan seperti kemacetan, kejahatan, dan menyebabkan air mata, cenderung tidak layak huni.
Sambutan meriah terjadi di Melbourne menyusul kota tersebut menduduki peringkat kedua sebagai kota yang paling layak huni. Hal serupa juga terjadi di Kota Sydney. Wina dan Melbourne hanya selisih 0,7 poin. Wina mendapatkan nilai 99,1 dan Melbourne dengan 98,4. Sementara Sydney mendapatkan nilai 98,1. Sydney naik dari peringkat lima ke peringkat tiga karena perbaikan di nilai lingkungan dan budaya merefleksikan peningkatan mitigasi perubahan iklim sesuai dengan strategi Sydney Berkelanjutan 2030. Sydney tetap menjadi rival utama Melbourne. Berikut daftar kota layak huni 2019.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.1760 seconds (1#24)