Jenis baru coronavirus atau virus corona yang muncul di Wuhan, China, telah menewaskan 17 orang dan sudah menyebar ke berbagai negara. Muncul dugaan virus mematikan ini disebarkan oleh sup kelelawar , sebuah makanan populer di Wuhan. Para ahli percaya kelelawar buah bisa menjadi "tuan rumah" bagi virus tersebut ketika para peneliti meremehkan kondisinya yang mirip dengan pneumonia dan SARS.
Sup kelelawar mulai disalahkan sebagai biang munculnya virus di Wuhan setelah gambar-gambar masakan yang mengganggu itu menyebar secara online. Sebuah gambar video aneh menunjukkan kelelawar yang menyeringai dengan bagian dalamnya yang matang mengambang di antara kaldu dalam mangkuk sebelum dikonsumsi oleh seorang perempuan.Video juga memperlihatkan seorang perempuan memasukkan salah satu makhluk itu ke dalam mulutnya dengan sumpit.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
HARGA NAIK, AWAL 2020 SAAT MELEGAKAN BAGI INDUSTRI SAWIT NASIONAL
WAHAI MILENIAL, INI 5 PEKERJAAN PALING HOT VERSI NADIEM MAKARIM
------------------------------------------------------------
Kelelawar buah sendiri adalah bahan utama sup tradisional populer di Wuhan dan beberapa daerah lain di Asia. Binatang nokturnal (aktif di malam hari) ini dimasak utuh ke dalam sup, dagingnya dirasa gurih dan dipercaya memiliki manfaat penyembuhan, akan tetapi dapat membawa penyakit bila tidak diolah dengan cara yang tepat.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.6038 seconds (1#24)