Indonesia berhasil mengembangkan sel punca untuk mengobati berbagai macam penyakit yang sulit disembuhkan. Hasil kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Rumah Sakit Cipto Mangun kusumo (RSCM) bersama Kimia Farma membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan menyetujui pembangunan Pusat Produksi Sel Punca dan Produk Metabolit Nasional.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
CARA SEHATKAN TULANG UNTUK MINIMALISIR BERBAGAI PENYAKIT
2020, UMP NAIK 8,51%, BURUH DAN PENGUSAHA DIMINTA PATUH
------------------------------------------------------------
Sel punca merupakan sumber sel baru yang menciptakan berbagai jenis sel. Sel ini mampu berubah menjadi berbagai jenis sel matang yang khas (differentiate), mampu beregenerasi sendiri (selfregeneration), dan pada dasarnya merupakan blok pembangun (building block ) pada tubuh manusia. FKUI dan RSCM bersama Kimia Farma menjadi promotor terbentuknya pusat produksi ini.
Sejak 2008, Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Kedokteran (UPTTK) Sel Punca FKUI dan RSCM sudah melakukan penelitian tentang sel punca. Penelitian ini melibatkan 30 dokter subspesialis dari berbagai keilmuan. Laboratorium UPTTK memiliki berbagai tugas di dalamnya seperti laboratorium produksi berstandar current good manufacturing practice (CGMP), laboratorium analisis, dan banking atau penyimpanan sel punca. Laboratorium ini beroperasi sebagai unit penyedia dan penyelenggara kegiatan pelayanan, pengolahan, pendidikan, pengembangan, dan penelitian sel punca. Simak selengkapnya di Infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.2898 seconds (1#24)