Buruknya kondisi lingkungan perkotaan bukan berhenti pada masalah estetika saja. Di balik itu ternyata tersimpan ancaman terhadap kesehatan warganya, dalam hal ini meningkatkan risiko penyakit tidak menular atau Non-communicable Disease (NCD). NCD yang meliputi penyakit kanker, diabetes, kardiovaskular, dan pernapasan akut diyakini muncul akibat masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ditimbulkan urbanisasi. Kondisi tersebut diperkuat adanya faktor risiko seperti konsumsi rokok, konsumsi alkohol, makanan tidak sehat, dan rendahnya aktivitas fisik.
Ancaman NCD tidaklah main-main. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan, risiko NCD di wilayah perkotaan telah menewaskan 41 juta orang per tahun di seluruh dunia. Selain itu tata kota juga bisa memicu risiko kecelakaan lalu lintas. Data WHO menyebut adanya 1,35 juta orang per tahun yang menjadi korban.
Mengingat besarnya korban, WHO menekankan perlunya upaya serius untuk mengatasi persoalan tersebut. Caranya? WHO merekomendasikan pemerintah kota setempat untuk melakukan pembenahan di banyak sektor seperti mengurangi emisi, polusi, mendorong mobilitas yang sehat, mengurangi gula, garam, dan alkohol serta melarang rokok. Simak data selengkapnya pada infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.1674 seconds (1#24)