Dampak negatif dari keberadaan platform media sosial kembali mendapat sorotan. Tak tanggung-tanggung, kali ini kritikan disampaikan oleh Mark Zuckerberg yang tak lain adalah juragan media sosial paling populer di dunia, Facebook. Kritikan tersebut muncul setelah melihat berbagai fenomena yang muncul dari miliaran konten yang diproduksi di media sosial. Berbagai konten negatif yang sengaja ditampilkan itu bertujuan untuk mengambil keuntungan sendiri dengan mengorbankan pihak lain.
-------------------------------------------------
BACA JUGA :
PBB SEBUT SEBANYAK 112 PERUSAHAAN TERKAIT PERMUKIMAN YAHUDI
MENGETAHUI TIPE PENIPU DI WHATSAPP DAN CARA MENGHINDARINYA
-------------------------------------------------
Geram dengan kondisi tersebut, Zuckerberg meminta pemerintah membuat sistem regulasi baru untuk media sosial. Menurutnya, selama ini aturan media sosial lebih menggabungkan aturan yang sudah ada dengan perusahaan telekomunikasi dan media. “Dengan tidak adanya aturan (khusus), kita akan melakukan yang terbaik. Kami tidak ingin Facebook berkontribusi terhadap polarisasi atau informasi yang salah,” kata dia saat berbicara di Munich Security Conference akhir pekan lalu.
Dia menambahkan, media sosial perlu mendapatkan perlakuan berbeda. Hal ini karena banyaknya konten yang dipublikasikan setiap harinya di berbagai platform. Dia mengumpamakan, khusus Facebook memublikasikan 100 miliar konten setiap hari. Pada kesempatan itu Zuckerberg juga memperingatkan tentang ancaman baru di media sosial. Dia menyebut adanya aktor domestik pada setiap pesta demokrasi dan kehidupan bernegara. Ancaman aktor domestik tersebut bisa lebih berbahaya dibandingkan kekuatan asing.
Simak data selengkapnya pada infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.3613 seconds (1#24)