Gelatin merupakan protein yang diperoleh dengan cara mengekstraksi kolagen hewan dan mengeringkannya. Gelatin bisa dihasilkan dari kulit, tulang, maupun jaringan hewan. Inovasi ini dilatarbelakangi dari banyaknya produsen makanan yang tidak mencantumkan informasi dengan jelas pada label kemasannya. Bahan-bahan yang dicantumkan hanya bahan utama dan jarang sekali disertakan bahan tambahan.
Cara kerja alat ini cukup mudah layaknya penggunaan alat tes glukosa darah. Penguji hanya perlu mengambil sampel dari salah satu produk makanan yang akan diuji dan dilarutkan ke dalam air. Karena bersifat (glukotin) larut ke air, jadi kita larutkan ke air kemudian kita celupkan alat itu ke air, kalau sinyalnya itu naik, maka itu gelatin babi, kalau sinyalnya turun berarti gelatin sapi.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
WASPADAI PEMBOBOL REKENING BANK DENGAN MODUS MENDUPLIKAT DATA
ELON MUSK AJAK SATU JUTA ORANG KE MARS, FAKTA SI PLANET MERAH
------------------------------------------------------------
Sinyal yang digunakan pada alat ini berbentuk frekuensi. Sebelum ada makanan yang akan diuji, alat ini menunjukkan sinyal datar saat dimasukkan ke air, yang artinya menunjukkan tanda netral. Alat pendeteksi gelatin ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan alat pendeteksi gelatin di pasaran. Alat ini mampu membedakan gelatin babi, sapi dan kambing yang digunakan untuk makanan. Simak Infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.1826 seconds (1#24)