Tolak Rencana Pelonggaran, WHO Desak Indonesia Perketat PPKM
Jum'at, 23 Juli 2021 - 07:00 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak Indonesia untuk menerapkan penguncian yang lebih ketat dan lebih luas untuk memerangi lonjakan infeksi dan kematian Covid-19. Desakan itu datang hanya beberapa hari setelah Presiden Indonesia, Joko Widodo mengatakan berencana untuk melonggarkan pembatasan pada pekan depan.
Pada awal pekan ini, Jokowi mengumumkan bahwa jika kasus mulai mengalami penurunan, maka mulai tanggal 26 Juli mendatang sejumlah pembatasan pelan-pelan akan dilonggarkan .
BACA JUGA :
JOKOWI: KALAU KASUS TURUN, PPKM DARURAT AKAN DILONGGARKAN
DI LUAR JAWA-BALI PEMERINTAH TERAPKAN 3 KATEGORI PPKM
Dalam laporan situasi terbarunya, WHO mengatakan penerapan ketat protokol kesehatan dan pembatasan sosial sangat penting. "tindakan mendesak" tambahan untuk mengatasi peningkatan tajam dalam infeksi di 13 dari 34 provinsi di Indonesia.
Simak Infografis
Pada awal pekan ini, Jokowi mengumumkan bahwa jika kasus mulai mengalami penurunan, maka mulai tanggal 26 Juli mendatang sejumlah pembatasan pelan-pelan akan dilonggarkan .
BACA JUGA :
JOKOWI: KALAU KASUS TURUN, PPKM DARURAT AKAN DILONGGARKAN
DI LUAR JAWA-BALI PEMERINTAH TERAPKAN 3 KATEGORI PPKM
Dalam laporan situasi terbarunya, WHO mengatakan penerapan ketat protokol kesehatan dan pembatasan sosial sangat penting. "tindakan mendesak" tambahan untuk mengatasi peningkatan tajam dalam infeksi di 13 dari 34 provinsi di Indonesia.
Simak Infografis
(mad)