PEMILU lazimnya diikuti oleh orang-orang sehat dan masih hidup. Namun uniknya, sejumlah orang yang diketahui sudah meninggal ternyata tetap bisa dipilih dan hebatnya justru dinyatakan menang. Salah satu cerita tentang hal ini adalajh kisah Mel Carnahan. Pada 2000, Gubernur Missouri Mel Carnahan terpilih sebagai salah satu dari dua senator yang mewakili negara di Kongres, meskipun ia telah meninggal tiga minggu sebelumnya. Mendiang Mel Carnahan mengalahkan senator petahana, John Ashcroft, dengan 1.075.872 suara (50%), sementara Ashceoft meraih 1.039.409 suara (49%). Ironisnya Mel meninggal dalam kecelakaan pesawat bersama putra dan ajudannya hanya tiga minggu sebelum pemungutan suara. Namanya tidak bisa dihapus dari surat suara karena terlalu dekat dengan hari pemilihan.
Hal yang sama juga terjadi pada James J Rhoades. Pada 17 Oktober 2008, senator negara bagian Pennsylvania Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, James J. Rhoades dan istrinya, Mary, mengalami kecelakaan mobil. Mary selamat, tetapi Rhoades meninggal. Kematian Rhoades tidak cukup menghalangi dirinya terpilih kembali sebagai anggota badan legislatif Pennsylvania di Pemilu 17 hari kemudian. Namanya tidak dihapus di surat suara karena terlalu dekat dengan tanggal pemungutan suara. Rhoades mendapat 66.037 suara sementara saingan, Peter J. Symons dari Partai Demokrat, meraih 36.779 suara.
Carl Robin Geary juga mengalami hal serupa. Pada 2010, Carl Robin Geary terpilih sebagai Wali Kota Tracy City, Tennessee, AS. Tetapi dia tidak pernah menjabat wali kota karena meninggal sebelum pemilihan akibat serangan jantung. Meski sudah mengetahui Geary meninggal, tetapi pendukungnya tetap memilihnya karena tidak ingin calon dan wali kota incumbent, Barbara Brock terpilih kembali. Dalam pemilihan, Barbara hanya mendapat 85 suara, sementara Geary mendapat 268 suara. Berikut daftar selengkapnya mereka yang telah meninggal tapi menang pemilu.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.4443 seconds (1#24)