PEMILIHAN umum (pemilu) menjadi sistem ketatanegaraan negara yang menganut demokrasi untuk memilih pemimpin. maski pesta demokrasi secara umum kesamaan yakni melibatkan rakyat namun dalam praktiknya banyak perbedaan antar negara. Di Korea Utara Misalnya. walaupun menggunakan sistem kediktatoran, Korea Utara ternyata tetap menggelar pemilihan umum. Namun tentu saja kesahihan demokrasi sangat diragukan. Pemilihan parlemen diadakan setiap lima tahun untuk memilih Majelis Rakyat Tertinggi - tetapi setiap distrik hanya memiliki satu kandidat, yang secara pribadi dipilih oleh Jong Un. Pemilu di Korea utara juga sebagai bentuk pengambilan sensus, oleh karena itu menjadi wajib. Daftar pemilih diperiksa berdasarkan daftar populasi desa, dan warga yang tidak muncul dikenai hukuman berat.
Cerita pemilu tak lazim lainnya muncul di Jerman jaman Hitler. Semakin populernya Partai Nazi membuat Hitler berada di urutan kedua dalam pemilihan presiden Jerman tahun 1932, kalah dari jenderal Perang Dunia I Paul Von Hindenburg. Tetapi Hindenburg sudah berusia delapan puluhan dan tidak menginginkan posisi itu. Untuk menenangkan Hitler, dia menamainya Kanselir pada Januari 1933, dan Hitler kemudian mengesahkan Undang-Undang Pemberlakuan, menjadikan Jerman sebagai negara satu partai. Hindenburg meninggal pada 2 Agustus 1934 dan Hitler menggantikannya sebagai Presiden. Pemilihan pun diadakan dan menciptakan posisi Fuhrer (Pemimpin absolut) dan istilah itu sangat disetujui karena sebanyak 88% orang Jerman memilih ya yang artinya menyetujui Hitler sebagai kanselir.
Tak kalah unik pemilu yang terjadi di Brazil. Sementara, banyak binatang dan benda lainnya dilibatkan dalam pemilihan sebagai lelucon atau untuk membuat pernyataan, orang-orang Sao Paulo, Brasil justru secara serius memilih Cacareco, nama badak di kebun binatang setempat ini menjadi anggota Dewan Kota. Cacareco mendapat 100 ribu suara, jauh lebih banyak daripada kandidat manusia. Tindakan ini nyatanya dilakukan para pemilih yang muak dengan masifnya korupsi di kota itu. Berikut sejumlah fakta aneh pemilu di dunia.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.2130 seconds (1#24)