Anthraks merupakan penyakit infeksi bakteri serius yang disebabkan bakteri Bacillus anthracis yang menular dari hewan ternak. Seseorang dapat terkena penyakit anthraks apabila menyentuh atau memakan daging hewan yang terkena anthraks .
GEJALA ANTHRAKS
Gejala anthraks berbeda-beda, tergantung pada jalur masuknya bakteri ke dalam tubuh seseorang. Berikut beberapa gejala anthraks yang dibedakan berdasarkan cara penularannya:
1. ANTHRAKS KULIT
Anthraks ini menyebabkan munculnya banyak benjolan kulit yang muncul di daerah wajah, leher, dan lengan yang dapat terasa gatal. Benjolan itu juga dapat berubah menjadi borok berwarna hitam yang tidak menyebabkan nyeri.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
TOYOTA BANGUN KOTA MASA DEPAN DI JEPANG
IVER HUITFELDT, KAPAL TNI AL CALON PENJAGA KEDAULATAN LAUT RI?
------------------------------------------------------------
2. ANTHRAKS PENCERNAAN
Gejala anthraks pencernaan atau anthraks gastrointestinal adalah mual dan muntah, tenggorokan sakit dan kesulitan menelan, sakit perut, nafsu makan menurun, sakit kepala, demam, serta muncul benjolan pada leher. Saat semakin memburuk, penderita dapat mengalami diare yang disertai darah.
3. ANTHRAKS PERNAFASAN
Gejala awal anthraks pernapasan seperti demam, nyeri menelan, nyeri otot, dan kelelahan. Gejala lanjutannya berupa sesak napas hingga syok. Anthraks pernapasan dapat menyebabkan peradangan selaput otak dan saraf tulang belakang (meningitis).
Selangkapnya simak Infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.2969 seconds (1#24)