Wabah virus korona yang menyebar dari Wuhan, China, mengguncang ekonomi dunia. Wabah virus korona memukul pasar saham awal pekan ini. Pemerintah Indonesia pun menegaskan untuk memantau secara ketat kemungkinan pengaruhnya terhadap perekonomian nasional.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA:
MOMENTUM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN ANTARA PALESTINA DAN ISRAEL
KOBE BRYANT TEWAS DALAM KECELAKAAN HELIKOPTER, BERIKUT PRESTASINYA
------------------------------------------------------------
Pemerintah mengungkapkan perkembangan ekonomi 2020 tidak akan terlalu baik. Sebab kondisi yang terjadi di pasar global bisa memengaruhi perekonomian Indonesia. “Seharusnya 2020 itu proyeksi positif akan terjaga. Tapi melihat perkembangan pada Januari tidak membuat happy, terutama karena virus korona, geopolitik, politik Amerika Serikat (AS). Ini tetap harus diantisipasi spill over (rembesan) ke dalam negeri,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di Gedung DPR, Jakarta, kemarin.
Dengan situasi yang terjadi saat ini, lanjut Menkeu, beberapa faktor dalam negeri seperti kondisi jasa keuangan bank maupun nonbank harus dijaga dan di antisipasi dalam menghadapi dampak ekonomi global. Untuk itu diperlukan sinergi lintas kementerian/lembaga seperti dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga tidak menimbul kan spill over negatif. Simak selengkapnya di infografisnya.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.4104 seconds (1#24)