Bicara soal kapal perang, Indonesia memiliki beberapa kapal perang yang mumpuni, salah satunya adalah Kelas Fregat Van Speijk. Namun semakin menuanya fregat Van Speijk, membuat TNI AL mulai memikirkan calon penggantinya, yaitu kapal perang Kelas Iver Huitfeldt buatan Denmark.
Jika jadi diakuisisi oleh Indonesia, kapal perang Iver Huitfeldt ini akan menjadi kapal perang terbesar di Asia Tenggara. Iver Huitfeldt sendiri dibangun oleh Odense Steel Shipyard di Denmark pada tahun 2008. Dengan panjang sekitar 138 meter-an dan lebar 19 meter-an, Iver Huitfeldt mampu melaju hingga 30 knots karena dukungan empat mesin disesel MTU 8000 20V M70.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA:
INVESTOR MAKIN BINGUNG DIMAN MEREKA BERINVESTASI
DIREKSI BARU GARUDA, IRFAN DIRUT TRIAWAN MUNAF KOMISARIS
------------------------------------------------------------
Untuk Persenjataan Iver Huitfeldt pun tergolong mumpuni dan lengkap, yakni canon reaksi cepat Oto Melara 76mm Super Rapid, 24 VLS Mk 56 rudal permukan ke udara RIM-162 ESSM (Evolved SeaSparrow Missile), 2 peluncur empat tabung rudal anti kapal Harpoon, satu unit Oerlikon Millennium 35 mm sebagai CIWS, dua peluncur torpedo MU90, dan 32 sel peluncur rudal vertikal (VLS) Mk 41 untuk rudal permukaan ke udara SM-2 IIIA. Simak Infografis
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.8002 seconds (1#24)