ASUS ikut meramaikan pasar ponsel gaming lewat ROG Phone II . Meski track record mereka di pasar ponsel Indonesia belakangan sangat buruk. Bisakah ROG Phone II mengembalikan kejayaan ponsel Asus?
Regional Director ASUS Southeast Asia Jimmy Lin menyebut bahwa ROG merupakan brand gaming yang konsisten mengedepankan performa. Ponsel tersebut menggunakan Qualcomm Snapdragon 855 Plus dengan CPU clockspeed hingga 2,96GHz. Snapdragon 855 Plus terintegrasi dengan Qualcomm Snapdragon Elite Gaming dan membuat ROG Phone II dioptimalisasi khusus untuk bermain game.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
PANASNYA PERSAINGAN PONSEL GAMING DI INDONESIA
DAMPAK BURUK GADGET TERHADAP ANAK INDONESIA MEMPRIHATINKAN
------------------------------------------------------------
Performa grafisnya disokong Qualcomm Adreno 640. Sistem pendinginnya menggunakan GameCool II dengan sistem 3D vapor-chamber yang diklaim mampu memberi pendinginan optimal. Asus juga menghadirkan AeroActive Cooler II yang dapat membantu sistem pendingin di ROG Phone II menjadi lebih baik lagi. Lewat desain dan kipas yang lebih senyap dari pendahulunya, AeroActive Cooler II juga dapat dikombinasikan dengan berbagai aksesori ROG Phone II, seperti Aero Case dan ROG Kunai controller.
Selain itu, ROG Phone II mengklaim smartphone pertama di dunia yang mengusung layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz dan response time 1ms. Layar berukuran 6,59-inci tersebut juga mendukung 10-bit HDR. Layar berukuran 6,59 inci tersebut diklaim telah dioptimalkan agar nyaman digunakan saat bermain game dengan posisi landscape. Baterainya pun besar, mencapai 6.000mAh. Fitur pembeda dibanding ponsel flagship yang ada, yakni sensor ultrasonic AirTrigger II, serta sederet aksesori gaming eksklusif. Untuk info lengkapnya lihat infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 2.1005 seconds (1#24)