BADAN Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan, hingga 2019 hampir 71 juta orang di berbagai penjuru dunia terpaksa mengungsi akibat berbagai konflik. Jumlah itu merupakan tertinggi sejak UNHCR didirikan 70 tahun lalu.
Konflik yang paling banyak menyebabkan pengungsian adalah perang, seperti perang saudara di Sudan, Somalia, hingga perang Suriah yang pecah pada 2011 silam. Konflik lain yang membuat banyak warga sipil terpaksa pergi meninggalkan tanah kelahirannya adalah kekerasan dan penindasan seperti halnya yang dialami etnis Rohingya dari Myanmar. Mereka nekad melintasi perbatasan Bangladesh demi keselamatan.
Jika dilihat populasi para pengungsi dari negara asal, maka Suriah menjadi pengungsi paling banyak di dunia, jumlah total warga Suriah yang hidup di pengungsian pada 2018 adalah 6,63 juta. Jumlah ini lebih besar dari gabungan jumlah pengungsi Afghanistan, Sudah Selatan, dan Myanmar yang masin-masing berjumlah 2,67 juta, 2,28 juta, dan 1,09 juta. Berikut kamp pengungsi terbesar di dunia.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.4686 seconds (1#24)