Ada banyak kedai kopi (coffee shop) di Indonesia, tapi hanya beberapa tempat yang sangat populer di kalangan pencinta kopi maupun yang baru mau mencicipi cita rasa kopi lokal. Untuk menikmati secangkir kopi, kita tidak bisa meremehkan profesi dari sang peracik kopi (barista) tersebut. Menjadi barista memang tak mudah karena mesti banyak hal dikuasai. Jadi, modal jago meracik kopi aja gak cukup. Barista gak cuma dituntut menyajikan kopi yang enak untuk dinikmati pelanggan, tapi ada beberapa hal lainnya yang mesti dikuasai. Salah satu langkah kalau mau jadi barista , baik amatir maupun profesional, adalah dengan sekolah atau kursus barista. Kamu bebas memilih dari beberapa kelas yang ada.
Kalau masuk sekolah barista, nantinya kamu akan mendapat sertifikat. Selanjutnya kalau kamu ingin menjadi barista profesional, kamu harus ikut uji sertifikasi profesi. Ini jadi bukti bahwa profesi barista gak cuma sebatas pembuat kopi aja. Meski namanya sekolah, tapi sekolah barista gak ada PR atau ujian. Yang ada adalah langkah-langkah yang harus dikuasai.
Misalnya pada pembuatan latte art, tahapan yang paling dasar antara lain menggambar hati (heart), tulip, slowsetta, dan rosetta. Kalau bentuk dasar ini sudah bisa, barulah bisa mengeksplor gambar-gambar lainnya sesuai keinginan. Ada beberapa barista dari dalam negeri yang sudah menjuarai kompetisi barista tingkat nasional hingga internasional, jadi keandalannya gak perlu diragukan lagi. Siapa saja mereka? Simak profil lengkap dari top 3 barista yang menjuarai kompetisi nasional hingga internasional di infografis.
Putra Fani Syakuro/Universitas Darma Persada/GenSINDO
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.1716 seconds (1#24)