Penemuan tentang bagaimana mesin sel yang bisa mengatur aktivitas gen untuk merespons tingkat sel berpengaruh mampu memenangkan Nobel Kedokteran 2019. Penemu itu adalah William Kaelin Jr, Sir Peter Ratcliffe, and Gregg Semenza. Penemuan tersebut bisa menjadi perawatan untuk mengobati penyakit kanker dan anemia.
GREGG SEMENZA,Pria kelahiran 1 Juli 1956 merupakan profesor di Universitas Johns Hopkins. Dia menjadi direktur Institute Cell Engineering. Dia merupakan penemu HIF-1, yakni teknik yang mengizinkan sel kanker beradaptasi terhadap lingkungan oksigen yang buruk. Sebelumnya, dia pernah mengkaji beta thalassemia ketika menempuh PhD di Universitas Pennsylvania.
PETER RATCLIFFE,Seorang dokter asal Inggris dan ahli biologi sel serta molekul yang dikenal dengan penemuannya dalam bidang reaksi sel terhap hypoxia. Dia juga menjadi dokter di klinik John Radcliffe Hospital, Oxford, Inggris dan menjadi profesor di Universitas Oxford sejak 2004. Sejak 1989, dia memang dikenal sebagai ahli ginjal dan mendirikan laboratorium yang fokus meneliti
hormon yang memproduksi sel merah. Selengkapnya simak di infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.4009 seconds (1#24)