Indonesia menggencarkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di berbagai kota untuk mengantisipasi krisis energi sekaligus solusi menuju lingkungan yang bersih dan sehat. Hingga 2022 nanti ditargetkan sudah 12 PLTSa yang beroperasi.
Kehadiran belasan PLTSa ini penting karena digadang-gadang akan meng hasilkan total kapasitas listrik 234 mega watt (MW) dari produksi sekitar 16.000 ton sampah. Sejumlah pembangkit saat ini sudah siap beroperasi seperti PLTSa Benowo di Surabaya yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada No vember mendatang. PLTSa Be no wo akan menghasilkan listrik hingga 10 MW. Sampah yang di olah tiap harinya men ca pai 1.500 ton.
Sejumlah PLTSa di tiga kota lain juga tengah dikebut pembangunannya, yakni PLTSa Solo, Be kasi, dan Jakarta. Ground breaking PLTSa Solo yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo di Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres telah dilakukan pada Rabu (23/10). Simak data selengkapnya di infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.3258 seconds (1#24)