Militer Rusia telah menerima sistem pertahanan rudal terbaru dan menguji kemampuannya untuk melenyapkan pesawat dan rudal jelajah musuh yang masuk ke negara tersebut. Senjata baru itu adalah sistem pertahanan rudal S-350 Vityaz yang dijuluki sebagai pembunuh rudal jelajah musuh .
Sistem pertahanan rudal surface-to-air S-350 Vityaz resmi ditugas ke layanan militer Moskow pada hari Rabu. Operasional senjata tersebut terjadi di saat persaingan kemampuan perang muatkhir antara Rusia dan Amerika Serikat (AS) berlangsung sengit. Sistem S-350 dikirim ke Akademi Pertahanan Udara dan Luar Angkasa di wilayah Leningrad dan menjalani pelatihan untuk mendeteksi dan menghancurkan (senjata) udara musuh tiruan," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam siaran pers-nya.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
DAMPAK VIRUS CORONA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA
WARISAN POLITIK DIKTATOR, IRIGASI JUMBO DAN KEBEBASAN BERAGAMA
------------------------------------------------------------
"Senjata itu dideskripsikan sebagai (senjata yang) dirancang untuk melindungi negara, administrasi, industri, fasilitas militer dan pengelompokan pasukan paling penting dari serangan udara musuh dengan cara modern. Ini dirancang untuk bertahan melawan pesawat dan rudal (musuh)," lanjut kementerian Pertahanan Rusia. Simak Infografis
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.3119 seconds (1#24)