Jumlah kasus virus korona baru di China mengalami penurunan. Itu menjadikan Pemerintah China mengklaim langkah mereka berhasil dalam menghentikan penyebaran virus korona mulai bekerja dan menunjukkan hasil positif.
Jumlah terakhir kasus virus korona telah mencapai 68.500 kasus dan 1.665 korban tewas, dengan sebagian besar korban berada di Provinsi Hubei. Komisi Kesehatan Nasional China kemarin melaporkan 2.009 kasus baru atau mengalami penurunan 2.641 kasus pada Sabtu lalu. Sedangkan jumlah korban tewas kemarin mencapai 142 orang dan menurun satu orang dibandingkan dengan hari sebelumnya yang mencapai 143 orang. Provinsi Hubei dan ibu kotanya Wuhan telah ditutup aksesnya sejak 23 Januari lalu, di mana sekolah, perkantoran, dan pabrik ditutup. Sebagian besar layanan transportasi tidak beroperasi.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
MEDIA SOSIAL KIAN TAK DIPERCAYA, MEDIA MAINSTERAM KEMBALI NAIK
WASPADAI PEMBOBOL REKENING BANK DENGAN MODUS MENDUPLIKAT DATA
------------------------------------------------------------
Juru bicara Komisi Kesehatan China Mi Feng mengungkapkan langkah dan kampanye memerangi virus korona telah menunjukkan hasil. “Dampak kontrol virus korona telah tampak,” kata Mi dilansir Reuters. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengatakan, pada Sabtu lalu bahwa wabah di Hubei kini ditangani dengan lebih efektif. Dia menuturkan di luar Provinsi Hubei, jumlah infeksi baru menurun selama 11 hari berturutturut. “Ini menandakan bahwa secara keseluruhan, epidemi ini bisa dikontrol,” ujarnya. Wang mengungkapkan, penurunan jumlah pasien terinfeksi berbarengan dengan peningkatan jumlah orang sembuh.
Simak selengkapnya di infohgrafis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.2451 seconds (1#24)