Banyak pesohor dunia menutup akun media sosialnya karena menilai jejaring sosial ini mendatangkan sejumlah keburukan. Terkikisnya media sosial ini juga membuat kepercayaan publik terhadap media mainstream kembali pulih .
Awal pekan ini penulis novel horor asal Amerika Serikat (AS) Stephen King tiba-tiba mengumumkan penghapusan akun Facebook miliknya. King menilai kebijakan Facebook yang mengizinkan iklan politik membuat dia sangat kecewa. Dia tidak ingin terus terpapar berita bohong, provokasi, serta data pribadinya bocor.
------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
PANGERAN KERAJAAN DAN SEGUDANG PERILAKU KONTROVERSIALNYA
REVOLUSI TRANSPORTASI MASA DEPAN, HYPERLOOP BEROPERASI TAHUN 2020
------------------------------------------------------------
Penulis legendaris tersebut telah siap hidup tanpa jejaring sosial Facebook (FB) meski telah memiliki pengikut sebanyak 5,6 juta. Baginya, kebijakan Facebook memperbolehkan iklan politik sama halnya membuka politikus untuk membohongi publik. “Saya keluar dari Facebook,” kata King seperti dilansir CNN. Tak hanya King, selama awal 2020 ini setidaknya ada dua pesohor lain yang memutuskan berhenti dengan media sosial. Pada awal Januari lalu, CEO AirAsia Tony Fernandes memutuskan menutup akun Twitter -nya karena menilai jejaring sosial itu menjadi ajang kemarahan dan kebencian. Simak selengkapnya di infografis.
Copyright © 2025 SINDOnews.com, All Rights Reserved
viewphoto/ rendering in 0.2697 seconds (1#24)