alexametrics

Komisaris dari Kaum Milenial di Perusahaan BUMN Harus Kerja Nyata

David Arif Winarko
Senin, 29 Juni 2020 - 10:30 WIB
Swipe untuk melihat slide berikutnya>>

Masuknya sejumlah nama dari kalangan milenial di posisi komisaris dan direksi perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) harus dibuktikan dengan kerja nyata. Apalagi di tengah tantangan transformasi bisnis digital di semua sektor yang menuntut perubahan sangat cepat.

Penunjukan anak-anak muda ini hen­daknya juga tetap diikuti pro­fe­sio­na­lisme serta menghindari adanya kon­flik kepentingan. Jangan sam­pai, penempatan sosok milenial di BUMN hanya simbol semata untuk men­ci­tra­kan sebuah perusahaan bergerak dinamis.

------------------------------------------------------------
BACA JUGA :
BANYAK PHK KARYAWAN, UNICORN TAK JAMIN AMAN DARI KRISIS

MERESAHKAN, TRANSAKSI NARKOBA DI MASA PANDEMI MENINGKAT DRASTIS
------------------------------------------------------------

Di sam­ping itu, jangan pula sampai terjadi penunjukan kaum milenial di kemudian hari justru menuai kontroversi seperti dialami staf khusus Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu. Untuk itu, perlu ditekankan bahwa bagaimanapun integritas dan kapabilitas direksi dan komisaris milenial adalah nomor satu. Simak profil kalangan milenial yang menjadi komisaris dan direksi perusahaan BUMN pada infografis.

(vid)
Arsip Info Grafis (Static)