alexametrics

2019, Tahun Merugikan bagi Sebagian Miliarder Dunia

david arif winarko
Selasa, 14 Januari 2020 - 20:00 WIB

Putar layar smartphone menjadi landscape dan swipe untuk melihat slide infografis selanjutnya >>

 

52 dari 500 miliarder di dunia mengalami kerugian pada 2019 dalam analisis Bloomberg Billionaires Index. Umumnya, kerugian itu disebabkan oleh salah investasi, perceraian, hingga penurunan saham. Kerugian besar dialami Ru­pert Murdoch pada akhir tahun lalu sebesar USD10,2 miliar (Rp142 triliun). Dalam Bloom­berg Billionaires Index me­nem­patkan Murdoch pada urutan 220 dengan kekayaan USD7,8 miliar. Executive chairman News Corp itu mengalami kerugian se­telah Disney membeli 21st Cen­tury Fox. Penurunan keka­ya­annya juga setelah dia mem­bagikan USD12 miliar kepada enam anaknya.

 

------------------------------------------------------------

BACA JUGA :

PERAN INVESTOR ASING UNTUK PENDANAAN IBU KOTA BARU

 

SIDANG ELEKTRONIK: PROSES LEBIH CEPAT, MURAH, DAN TRANSPARAN

------------------------------------------------------------

 

Kerugian paling dirasakan oleh Jeff Bezos. Dia mengalami kerugian senilai USD8,7 miliar (Rp121 triliun) setelah mem­beri­kan 4% sahamnya di Ama­zon senilai USD37 miliar kepa­da mantan istrinya, MacKenzie Bezos, sebagai bagian dari pem­bagian harta setelah perceraian. Pendiri e-commerce  raksasa itu kini hanya memiliki kekayaan USD116 miliar.

 

Perceraian MacKenzie dan Bezos menjadikan MacKenzie sebagai miliarder baru dan me­nempati peringkat ke-25 dalam indeks Bloomberg dengan nilai kekayaan USD37,1 miliar. Dia juga menjadi orang terkaya ke­lima dalam daftar tersebut. Per­pecahan kekayaan Bezos dan Amazon memang menjadi per­kembangan finansial paling sig­ni­fikan pada 2019. Simak data selengkapnya pada infografis.



(rei)
Arsip Info Grafis (Static)
Arsip Info Grafis (Interaktif)
Arsip Info Grafis (video)