Saya perlu memastikan bahwa dunia tahu bahwa: kesepakatan (gencatan senjata) harus terus berlanjut secara penuh… secara menyeluruh, dalam semua tahapan, tegas Noa Argamani, sebelum dia menjelaskan bagaimana rumah tempat dia disekap diledakkan hingga menyebabkan dia terperangkap di bawah reruntuhan.
Saya tidak bisa bergerak, saya tidak bisa bernapas. Saya pikir itu akan menjadi detik-detik terakhir hidup saya. Berada di sini bersama Anda hari ini adalah sebuah keajaiban, papar dia. Simak selengkapnya di infografis.
(udi)
Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari