Perusahaan Digital Raksasa Amerika Serikat Incar Pasar TikTok

David Arif Winarko
Kamis, 17 September 2020 - 11:00 WIB
Geser layar untuk melihat slide berikutnya>>

Potensi bisnis video pen­dek yang digarap TikTok memang begitu menggiurkan. Karena itu, di tengah keguncangan yang dialami perusahaan asal China tersebut akibat tekanan pe­me­rin­tahan Donald Trump, YouTube me­ngeluarkan aplikasi se­n­a­da, You­tu­be Shorts, demi merebut pa­sar TikTok.

Bukan hanya Yo­u­Tube, ta­hun lalu, se­jum­lah pe­ru­sahaan digital asal Ame­rika Serikat juga turut mengincar kue Tiktok yang meng­giur­kan. Facebook misalnya, te­lah meluncurkan aplikasi baru bernama Lasso.

------------------------------------------------------------------
BACA JUGA:
CARA AMERIKA SERIKAT MENGUSIR TIKTOK DAN APLIKASI CHINA LAINNYA

GUNAKAN FITUR INI JIKA INGIN NOMOR WHATSAPP KITA SULIT DIBAJAK
------------------------------------------------------------------ 

Apli­kasi itu juga be­kerja sama de­ngan label papan atas India untuk mem­per­oleh izin menggunakan musik mereka dalam video, pesan, stories, dan konten kreatif lainnya di Facebook dan Ins­targram. Simak data selengkapnya pada infografis.

(vid)
Grafis Terkait
Arsip Info Grafis (Static)
Arsip Info Grafis (Interaktif)