Elon Musk secara resmi mengumumkan pembatalan kesepakatan pembelian Twitter senilai USD44 miliar atau Rp659 triliun. Menurut pengajuan SEC, Musk mundur dari kesepakatan karena pernyataan "menyesatkan" yang dibuat Twitter selama proses transaksi.
Baca juga: Shinzo Abe Meninggal Dunia Setelah Ditembak dari Jarak 3 Meter
SEC atau Securities and Exchange Commission adalah badan independen dari pemerintah Amerika yang memiliki tangung jawab utama untuk mengawasi pelaksanaan dari peraturan-peraturan dibidang perdagangan efek dan mengatur pasar perdagangan pada bursa efek.
Baca juga: Elon Musk Siapkan Rp 617 Triliun untuk Borong Saham Twitter
Pada Jumat, 8 Juli 2022, Elon Musk mengumumkan bahwa dia tidak lagi mengejar kesepakatan untuk membeli Twitter . Kabar itu disampaikan melalui pengajuan SEC Securities and Exchange Commission atau Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat pada Jumat sore. Selengkapnya simak infografis.
Copyright © 2024 SINDOnews.com, All Rights Reserved
photo/ rendering in 0.7653 seconds (1#140)