Hentikan Politik Identitas, Pilkada 2020 Harus Lebih Baik

David Arif Winarko
Rabu, 09 September 2020 - 11:00 WIB
Geser layar untuk melihat slide berikutnya>>

Jangan lagi ada politik identitas yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam kontestasi politik. Harapan ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 9 Desember nanti.

Walaupun Presiden tidak mengungkap latar belakang mengapa pesan ini disampaikan, politik identitas harus diakui menjadi tren ancaman riil pertarungan politik di Tanah Air.  Hal ini mengacu pada realitas Pemilihan Presiden 2019 yang di­warnai polarisasi berbasis irasionalitas politik iden­titas yang diterjemahkan dalam bentuk kampanye jahat, berita bohong (hoaks), fitnah, dan politisasi SARA.

-----------------------------------------------------------
BACA JUGA:
KLASTER BARU BERMUNCULAN, LINDUNGI KELUARGA DARI ANCAMAN COVID-19

ENAM BULAN BERLALU, PANDEMI COVID-19 BELUM TERKENDALI
-----------------------------------------------------------    

Rencananya, pilkada serentak yang bakal digelar 9 Desember 2020 nanti – sebelumnya di­agen­da­kan pada 23 September 2020 – akan me­li­batkan 270 dae­rah. Simak data selengkapnya pada infografis.

(vid)
Terkait
Lainnya
Interaktif