alexametrics
Arsip Info Grafis (video)
2020, Armada Taksi Terbang Uber Siap Diuji Coba
2020, Armada Taksi Terbang Uber Siap Diuji Coba Rencana Uber Technologies dalam menyediakan layanan "taksi terbang" hampir mendekati kenyataan. Perusahaan jaringan transportasi Amerika Serikat (AS) itu akan menjadikan Melbourne sebagai kota pertama uji coba layanan Uber pada tahun ini sebelum beroperasi penuh pada 2023. Untuk menaiki mobil terbang itu, para calon penumpang dapat memesannya melalui aplikasi. Juru Bicara Uber Eric Allison mengatakan, konsep transportasi ini berpotensi mengurangi tingkat kemacetan yang merugikan ekonomi Australia senilai USD16,5 miliar per tahun.   Tak tanggung-tanggung Uber melalui devisi Uber Elevate telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan penerbangan kelas atas, sebut saja Aurora Flight Science yang merupakan anak usaha Boeing. Selain Aurora, perusahaan lain yang bekerja sama dengan Uber adalah Embraer, Bell Helicopter, Mooney, dan Pipistrel Aircraft. Semua perusahaan ini sedang mengembangkan moda transportasi udara yang mampu lepas landas secara vertikal.   ------------------------------------------------------------ BACA JUGA : TURKI LIRIK INDONESIA JADI MITRA PROGRAM JET TEMPUR TF-X   JET-JET TEMPUR ISRAEL RUSAK DITERJANG BANJIR BANDANG ------------------------------------------------------------   Rencana armada taksi terbang Uber untuk menguasai angkasa ternyata bukan tanpa kompetitor. Di saat yang sama, pendiri Google, Larry Page menjadi pendana utama perusahaan taksi terbang bernama Cora. Mobil terbang ini bertenaga listrik dan mampu menempuh jarak sejauh 100 km dalam satu kali pengisian baterai. Pesawat yang dikembangkan di Selandia baru ini siap memenuhi standard regulasi. Selain Cora juga ada Lilium yang ikut meramaikan persaingan di udara. Taksi terbang dari Jerman ini mampu mengangkut 15 penumpang dan melaju hingga 300 km hanya dalam waktu 60 menit. Lilium diprediksi akan diproduksi massal pada 2020 ini.